Di panggung semesta, manusia tak pernah benar-benar memilih, dan di hadapan Kalam-Nya, lembar takdir telah lama usai dituliskan.
Di panggung semesta, manusia tak pernah benar-benar memilih, dan di hadapan Kalam-Nya, lembar takdir telah lama usai dituliskan.