Kutatap langit malam yang tak lagi sama
Sejak hadirmu menyapa bak keajaiban semesta
Membawa terang di tengah kelamnya ruang
Menghidupkan hati yang lama meredup usang
Tak pernah kusangka, takdir membawa kita
Pada sebuah kisah yang terukir sempurna
Meski waktu berbisik, ini takkan selamanya
Sebagai sebuah anugerah dari semesta
Engkau adalah perayaan rasa yang teramat megah
Pun pada akhirnya menjelma lara perpisahan
Yang terlampau indah untuk sekadar kutangisi
Biarkan air mata ini mengering menjadi senyuman
Biarkan luka ini memudar jadi kenangan
Karena pernah memilikimu, adalah puncak keindahan yang takkan tergantikan
Sebuah anugerah...
(teramat megah...)
Lara yang indah...
(takkan kutangisi...)
Selamat jalan, kado terindah dari semesta.